9 Tanda Kehamilan yang Kerap Terlewatkan, Keputihan hingga Sembelit

Jakarta – Tahukah Bunda, banyak wanita yang tidak menyadari awal kehamilannya. Bunda juga salah satunya? Hal itu karena banyak tanda awal kehamilan yang justru mirip dengan gejala menstruasi, Bunda.

Tanda-tanda kehamilan yang mirip seperti menstruasi inilah yang sering dianggap sepele oleh sebagian wanita. Misalnya seperti, mengalami nyeri payudara, perubahan suasana hati, kembung dan sembelit, seringnya buang air kecil, kram pada perut. Nah, ternyata tanda-tanda tersebut juga bisa lho menjadi tanda awal kehamilan. 

Untuk lebih jelasnya, yuk simak tentang tanda-tanda kehamilan yang sering terlewatkan oleh para Bunda, berikut penjelasannya:

Tanda-tanda kehamilan yang mudah terlewatkan:

1. Keputihan

Keputihan bukanlah salah satu tanda awal kehamilan yang paling umum, tetapi karena pada awal kehamilan ternyata keputihan dapat meningkat dan ada kemungkinanmenjadi sinyal bahwa Bunda sedang hamil.

Jika Bunda mengalami peningkatan keputihan, Bunda mungkin mengira mengalami infeksi jamur vagina atau siklus menstruasi Bunda tidak teratur, atau mungkin Bunda sedang berovulasi. Tapi yang perlu Bunda ketahui, jika keputihan yang Bunda alami berwarna bening dan tidak berbau serta tidak menyebabkan gatal ini adalah tanda awal kehamilan lho, Bunda. 

Mengutip dari Fox News, dr. Alyssa Dweck, seorang OB-GYN bersertifikat di Mt. Kisco, New York, dan penulis The Complete A to Z for You mengatakan bahwa keputihan adalah hasil dari peningkatan suplai darah ke daerah vagina dan genital yang meningkatkan cairan vagina.

Dilansir Baby List, ada berbagai jenis keputihan selama awal kehamilan, Bunda. Pertama dari bau, keputihan pada awal kehamilan dengan bau amis bisa menandakan infeksi vagina yang disebut vaginosis bakteri. Kedua, jika keputihan merupakan awal kehamilan, biasanya memiliki konsistensi seperti keju cottage, itu bisa disebabkan oleh infeksi jamur. Ketiga, keputihan awal kehamilan berwarna kuning atau hijau bisa disebabkan oleh PMS yang disebut trikomoniasis.

Jika Bunda merasa gatal di bagian miss V, ada sensasi terbakar, atau mengalami pembengkakan bersamaan dengan keluarnya cairan di awal kehamilan, Bunda mungkin mengalami infeksi jamur. Terakhir, kalau Bunda sering mengira pendarahan selama kehamilan merupakan tanda keguguran, ternyata enggak selalu begitu, Bunda. Tetapi harus selalu diperiksa secepatnya. Dan meskipun bercak biasanya tidak perlu dikhawatirkan, beri tahu dokter jika Bunda mengalaminya, sehingga mereka dapat mengatasi masalah yang terjadi pada Bunda.

2. Flek dan kram

Banyak yang salah membedakan bercak dan kram sebagai awal menstruasi, karena bisa berarti kalau Bunda hamil, lho. “Seringkali ketika embrio ditanamkan di dalam rahim, wanita dapat mengalami bercak atau pendarahan ringan yang seringkali mereka salah mengira sebagai menstruasi,” jelas Dr. Kelly Kasper, seorang OB-GYN bersertifikat di Indiana University Health di Indianapolis.

Meskipun pendarahan  ini tidak perlu dikhawatirkan, sebaiknya hubungi dokter jika Bunda memiliki gejala-gejala yang dapat menyebabkan keguguran atau kehamilan ektopik, yang terjadi saat embrio menanamkan dirinya di tuba falopi atau di perut. Kondisi ini memengaruhi antara 1 dan 2 persen kehamilan, menurut artikel 2014 di jurnal American Family Physician.

3. Kelelahan

Sangat mudah untuk menyalahkan perasaan. Bisa saja Bunda lelah karena menghabiskan waktu berjam-jam di kantor, berolahraga keras, kurang tidur, atau stres. Namun bagi sebagian wanita, merasa kelelahan sebagai tanda pertama bahwa Bunda sedang hamil. Jadi, tetap jaga kesehatan ya Bunda, jangan lupa untuk tidur yang cukup dan banyak minum air putih. Lakukan olahraga ringan sehingga bisa mengurangi rasa stres yang Bunda alami.

4. Kuku menjadi lebih kuat

Banyak wanita memperhatikan bahwa kuku mereka lebih kuat dari sebelumnya, dan meskipun hal ini sebagian disebabkan oleh hormon kehamilan, mengonsumsi vitamin prenatal sebelum hamil juga sangat berpengaruh, Bunda.

5. Peningkatan indra penciuman

Bunda pecinta kopi? Nah, jika Bunda minum secangkir kopi di pagi hari, tetapi tiba-tiba aromanya membuat mual, mungkin perlu melakukan tes kehamilan. Ada sebagian wanita yang menjadi mual dalam mencium aroma-aroma tertentu di awal kehamilannya. Kalau pada awalnya Bunda sangat menyukai kopi, bisa aja lho saat hamil karena aromanya membuat mual maka Bunda menjadi menjauhi kopi.

“Indera penciuman bisa menjadi luar biasa tajam, dan pada kenyataannya, bau tertentu yang mungkin dinikmati orang di masa lalu, mungkin akan membuat mereka mual,” kata Dweck.

Tanda Kehamilan Ada yang Mirip dengan Tanda Menstruasi

6. Kembung dan sembelit

Mudah untuk menyalahkan kembung, gas, atau perubahan kebiasaan buang air besar pada perubahan pola makan, liburan, atau PMS. Namun, pada minggu-minggu awal kehamilan ketika progesteron mulai meningkat, semuanya bisa melambat. Jika Bunda mengidam makanan berat karbohidrat dan tidak bisa makan sayuran, hal itu juga dapat memengaruhi saluran pencernaan Bunda.

7. Sering buang air kecil

Peningkatan volume darah dan laju filtrasi ginjal akan membuat Bunda merasa perlu buang air kecil lebih sering. Nah, jika Bunda lebih sering buang air kecil daripada biasanya, bisa aja lho Bun ini merupakan tanda-tanda kehamilan yang tidak Bunda ketahui.

8. Perubahan suasana hati

Perubahan suasana hati yang biasa dialami wanita tidak hanya saat sedang mau datang bulan atau stress lho Bunda. Ternyata perubahan suasana hati yang mudah tersinggung bisa menjadi tanda bahwa Bunda berada di minggu-minggu awal kehamilan. Jadi, mood swings enggak hanya saat Bunda sedang PMS ya.

9. Nyeri payudara

Tanda-tanda kehamilan memang banyak yang mirip seperti tanda menstruasi ya, Bunda. Misalnya, jika payudara Bunda terasa lembut atau puting Bunda terasa sakit, maka akan dengan mudah untuk mengira itu adalah tanda menuju jadwal menstruasi Bunda. Tetapi, seringkali yang membedakan adalah tingkat keparahannya.

"Bahkan bajumu yang menyentuh putingmu bisa terlihat," lanjut Dweck.

Bagaimana Bunda, apakah tanda-tanda awal kehamilan di atas sedang Bunda rasakan? Untuk lebih menyakinkan kembali, Bunda sebaiknya lakukan tes kehamilan dan juga memeriksakan diri ke dokter ya.

Sumber: haibunda.com

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel