Tanpa Disadari, 5 Tanda Ini Menandakan Kamu Pernah Terkena Covid-19

 Banyak pasien Covid-19 yang datang tanpa gejala 

Peneliti mengungkap jumlah orang yang sebenarnya positif Covid-19 bisa lebih banyak dibandingkan dari yang dilaporkan. Tak hanya itu, kemungkinan ada pula yang pernah terkena Covid-19 tapi tak disadari, ini gejalanya.

Tercatat virus corona jenis baru (SARS-CoV-2) yang menyebabkan penyakit Covid-19 sudah menginfeksi hingga 72,8 juta orang. 

Kendati begitu, jumlah tersebut mungkin hanya mencakup orang-orang yang pernah di tes positif Covid-19 saja. 

Padahal, banyak orang yang mungkin baru menjalani pengetesan setelah mengalami berbagai gejala seperti demam, bersin, batuk, dan sesak napas. 

Namun, belakangan diketahui banyak pasien Covid-19 yang cenderung hanya memiliki gejala ringan atau bahkan tidak bergejala sama sekali. Hal ini meningkatkan kemungkinan mereka tidak pernah dites.

Para ahli mengungkapkan bahwa jumlah orang yang sebenarnya positif Covid-19 di seluruh dunia mungkin lebih banyak dari yang dilaporkan. 

Dilansir Times Now News, ada penelitian yang membeberkan gejala infeksi virus corona jenis baru yang menunjukkan bahwa kamu sudah pernah terkena Covid-19. 

Banyak orang dapat terdengar santai saat menjelaskan bahwa mereka mengira mereka telah positif Covid-19. 

Survei dan tes antibodi terhadap populasi besar menunjukkan bahwa orang yang tidak pernah menunjukkan gejala apapun atau sadar akan terpapar virus, memiliki antibodi Covid-19, hal tersebut menunjukkan bahwa mereka pernah terinfeksi. 

Sebuah studi di jurnal Annals of Clinical and Translational Neurology belum lama ini mencantumkan beberapa gejala yang mungkin merupakan tanda-tanda Covid-19, tetapi selama ini dianggap sebagai masalah kesehatan umum.

Para peneliti mengamati 412 pasien dan diketahui ada 82 persen dari mereka melaporkan masalah neurologis yang berlangsung bahkan setelah mereka diobati akibat infeksi virus.

Tanda Kamu Telah Terinfeksi Covid-19 

Peserta penelitian juga melaporkan gejala lain yang dapat mengindikasikan bahwa kamu telah terkena Covid-19.

1. Nyeri otot

Berdasarkan penelitian, ada 44,8 persen dari total partisipan mengalami nyeri otot akibat infeksi Covid-19. 

Nyeri otot atau tubuh telah terdaftar sebagai gejala infeksi virus corona jenis oleh Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) Amerika Serikat.

Nyeri otot juga telah dilaporkan sebagai gejala Covid-19 yang berkepanjangan, yakni suatu kondisi di mana gejala infeksi tetap ada meski seseorang telah dalam kondisi negatif Covid-19.

2. Sakit kepala

Banyak orang telah melaporkan sakit kepala sebagai gejala umum Covid-19, hal tersebut juga telah terdaftar oleh CDC.

Sakit kepala dilaporkan telah dialami oleh banyak pasien Covid-19. Kemungkinannya, sakit kepala yang kamu pikir disebabkan oleh penglihatan yang buruk atau peningkatan waktu menatap layar, sebenarnya disebabkan oleh Covid-19.

3. Mental confusion (kebingungan mental)

Kebingungan mental juga dikenal sebagai delirium mencakup stres dan juga kurang tidur, hal ini juga dilaporkan sebagai gejala umum Covid-19. 

Sebanyak 31,8 persen peserta penelitian mengalami gejala tersebut. Meskipun belum terdaftar sebagai gejala oleh CDC, banyak pasien Covid-19 yang mengalami hal ini. 

4. Hilangnya kemampuan indra perasa dan bau

Ketidakmampuan dalam mengenali rasa dan aroma sudah dilaporkan sebagai gejala awal Covid-19. 

Meski tak terdaftar sebagai gejala oleh lembaga kesehatan, orang-orang dari seluruh dunia pernah mengalami gejala ini ketika terinfeksi virus corona jenis baru.

5. Sakit mata

Belum lama ini, sakit mata juga dilaporkan sebagai gejala Covid-19. Banyak orang yang dites positif Covid-19 menemukan bahwa mereka merasakan sakit mata. 

Sebelum laporan tersebut, banyak orang mungkin telah melewati gejala infeksi ini sebab sering kali menganggap bahwa hal itu terjadi karena sering menghabiskan waktu dengan gawai selama pandemi. 

Itulah 5 gejala yang mungkin jadi pertanda bahwa kamu pernah mengalami Covid-19. Semoga kita semua selalu diberikan kesehatan dan kekuatan melalui pandemi Covid-19 ini.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel